Halo semua pembaca setia blog adamsalnorakbar.blogspot.com ^_^
Kali ini mau sharing pengalaman saya saat klaim BPJS Jamsostek dengan metode tidak langsung alias melalui internet. Daripada kita mengantri dan menunggu, saya coba dengan metode baru ini, hitung-hitung kalau berhasil tidak wasting time/effort/money/bensin, hehehe. Oiya sebelum lanjut, ujung-ujungnya si kita harus datang ke kantor BPJS juga untuk menunjukan dokumen asli yang dibutuhkan, jadi tidak murni tidak langsung juga, alias semi tidak langsung lah...wkwkwk
Ok...bagaimana sih caranya metode ini? Jadi kita hanya perlu mengunjungi link https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/eklaim/
Kalau misalkan teman-teman belum registrasi kartu BPJS nya, harap registrasi dulu ya, melalui link https://sso.bjsketenagakerjaan.go.id/login.bpjs
Setelah registrasi, kita bisa cek saldo, rincian JHT dan lain-lain.
Kembali ke...laptop, xixixi. Kembali ke klaim BPJS, setelah input data di link eklaim, maka akan dikirimkan semacam pin ke email atau sms. Dan juga di link tersebut akan dimintakan fotocopy/capture dokumen berupa buku rekening, KTP, KK, paklaring, dan juga kartu BPJS. Jadi disiapkan dulu teman sebelum masuk ke eklaim, tidak seperti pengalaman saya yang harus foto-foto dulu saat isi from eklaimnya, setidaknya mengurangi keribetan.
Saat ini saya juga masih proses, menunggu konfirmasi dari pihak BPJS melalui email untuk kelanjutannya. Jadi nanti akan saya update lagi ya untuk proses kelanjutannya. Kalau ada temaan yang prosesnya lebih cepat dari saya dan sudah selesai, boleh juga sharing disini.
Stay tuned...^_^
Selasa, 12 April 2016
Jumat, 19 Februari 2016
Beda Mesin Overbore dan Overstroke
Menjelang peluncuran all new CBR 150R muncul istilah baru bagi saya, yaitu mesin overstroke. Penasaran karena saya juga punya CBR 150R CBU, apa sih yang membedakan? Dan mesin CBR yang saya punya apakah overstroke juga, karena sebelumnya tidak seheboh ini mengenai jenis mesin yang digunakan (atau saya yang awam ya, jadi kurang mengerti kalau dulu juga sempat heboh, hehehe).
Akhirnya saya coba cari-cari tahu dan dapat jawabannya dari link ini http://m.merdeka.com/otomotif/mengenal-jenis-mesin-square-overstroke-dan-overbore.html
Ternyata perbedaan jenis kedua mesin itu ada di tenaga dan torsinya. Untuk mesin overbore, memiliki tenaga dan torsi yang besar mulai RPM menengah hingga atas. Jenis mesin ini cocok untuk motor yang berkarakter sport. Sedangkan mesin overstroke, tenaga dan torsinya besar untuk RPM rendah hingga menengah. Jenis mesin ini cocok untuk motor daily used atau yang biasa stop n go, seperti saat menempuh kemacetan.
Selain kedua jenis mesin tersebut, saya juga dapat istilah baru yaitu square. Jenis mesin ini mempunyai tenaga dan torsi yang merata, mulai RPM rendah, menengah hingga atas.
Kesimpulannya adalah saya sudah mendapatkan jawaban yang dicari, dan oiya untuk CBR 150R CBU yang saya miliki ternyata mempunyai karakter mesin overbore, jadi beda dengan generasi all new CBR 150R yang baru diluncurkan. Jadi penasaran powernya beda jauh tidak ya ^_^
Akhirnya saya coba cari-cari tahu dan dapat jawabannya dari link ini http://m.merdeka.com/otomotif/mengenal-jenis-mesin-square-overstroke-dan-overbore.html
Ternyata perbedaan jenis kedua mesin itu ada di tenaga dan torsinya. Untuk mesin overbore, memiliki tenaga dan torsi yang besar mulai RPM menengah hingga atas. Jenis mesin ini cocok untuk motor yang berkarakter sport. Sedangkan mesin overstroke, tenaga dan torsinya besar untuk RPM rendah hingga menengah. Jenis mesin ini cocok untuk motor daily used atau yang biasa stop n go, seperti saat menempuh kemacetan.
Selain kedua jenis mesin tersebut, saya juga dapat istilah baru yaitu square. Jenis mesin ini mempunyai tenaga dan torsi yang merata, mulai RPM rendah, menengah hingga atas.
Kesimpulannya adalah saya sudah mendapatkan jawaban yang dicari, dan oiya untuk CBR 150R CBU yang saya miliki ternyata mempunyai karakter mesin overbore, jadi beda dengan generasi all new CBR 150R yang baru diluncurkan. Jadi penasaran powernya beda jauh tidak ya ^_^
Senin, 17 Agustus 2015
Cek Region Konsol Playstation 4
Ada pertanyaan yang mengganggu pikiran saya setelah beli playstation 4..tsaaaahhh.
Sebenarnya konsol yang saya beli ini apakah memang masuk region 3? Yang biasa dijual di Indonesia.
Setelah mencoba googling beberapa kali, akhirnya pertanyaan itu terjawab..yuhuuu.
Cara ceknya mudah sekali tanpa harus cek di konsolnya langsung, yaitu cek dari dus packagenya. Bisa dilihat bagian bawah dus ada logo globe dan angka, kalau angkanya 3 berarti konsolnya masuk region 3.
Semoga bisa membantu teman-teman dengan pertanyaan yang sama, sehingga bisa bobo nyenyak malam ini..hahaha
Langganan:
Postingan (Atom)